DMCA.com Protection Status BAHAN KULIAH HUKUM ONLINE

Sabtu, 20 Mei 2017

HUKUM SURAT BERHARGA DAN PASAR MODAL Part 3: Instansi yang terkait,fungsi pasar modal,proses go public,pelaku pasar modal, mekanisme transaksi, Perkembangan Sistem Perdagangan, system perdagangan dibursa efek, penegakan hokum,saham, obligasi, REKSADANA

Instansi yang Terkait:
1.       Bapepam, pemerintah dapat mengintervensi pasar modal karena bapepam dibawah menteri, tugas bapepam adalah melakukan pembinaan pengaturan dan pengawasan, tujuan bapepam adalah mewujudkan terciptanya kegiatan pasaar modal yang teratur wajar, dan efisien serta melindunggi kepentingan pemodal dan masyarakat, pengawasan cttn kul adedidikirawandilakukan dengan cara preventif dalam bentuk aturan,pedoman pembimbingan, dan pengarahan dengan cara represif dalam bentuk pemeriksaan,penyidikan dan pengenaan sanksi. Wewenang bapepam (Pasal 5UU pasarmodal).
2.       Bursa Efek, bursa efek sama dengan pasar yaitu tempat bertemunya pembeli dan penjual. Bursa efek adalah pihak yang menyelenggarakan dan menyediakan dan sarana untuk mempertemukan penawaran jual dan beli efek pihak-pihak lain dengan tujuan memperdagangkan efek diantara mereka. Efek adalah segala surat berharga yang diperjualbelikan dibursa efek, di Indonesia hanya terdapat dua bursa efek yaitu bursa efeekcttn kul adedidikirawan Jakarta dan bursa efek Surabaya berbentuk PT. bursa efek mempunyai wewenang mengeluarkan dan menegakan aturan pencatatan efek keanggotaan daan perdagangan (self regulatory organization). Ketika didirikan pertama kali tahun 1912 yaitu di Jakarta, Surabaya, dan Semarang (tetapi ditutup pada tahun 1941 tahun 1952 dibuka lagi dan dikellola pemerintah).
3.       Lembaga Kliring dan Penjaminan, adalah pihak yang menyelenggarakan jasa kliring daan penjaminan penyelesaian transaksi bursa. Maksudnya: suatu proses untuk menetapkan hak dancttn kul adedidikirawan kewajiban para pelaku bursa efek ats transaksi yang mereka lakukan, agar hak dan kewajiban diketahui, kepentingan transaksi terjmin.
4.       Lembaga penyelesaian dan Penyimpanan Reksadana, adalah pihak yang menyelenggarakan kegiatan custodian sentral bagi custodian perusahaan efek dan pihak lain. Custodian adalah pihak yang memberi jasa penitipan efek dan harta lain yang berkaitan dengan efek serta jasa lalincttn kul adedidikirawan termasuk menerima devviden bunga dan hak-hak lain menyelesaikan transaksi efek dan mewakili pemegang rekening yang menjadi nasabah.
Fungsi Pasar Modal dan Pembangunan Nasional
Pasar modal merupakan:
1.       Alternative pembiayaan perusahaan
2.       Wahana investasi masyarakt
3.       Sarana pemerataan hasil-hasil pembangunan
Equity based investment :penyertaan konsekuensinya adalah diperlukannya peningkatan SDM beserta perangkat aturannya. Tentang pasar modal sebagai alternative pembiayaan. Melalui bank prosedurnyacttn kul adedidikirawan rumit tetapi bunganya rendah. Melalui lembaga pembiayaan prosedurnya mudah tetapi bunganya tinggi, melalui pasar modal mampu menyerap daana sekaligus tidak dibebani bunga tetapi membayar deviden. Kewajiban perusahaan yang go public :
1.       Manajemen menjadi formal/terbuka (perusahan dikontrol masyarakat)
2.       Diawasi oleh pengawas
3.       Segalanya menjadi terbuka /transparan yaitu mengenai fakta-fakta materil .
4.       Diumukan disurat kabar yang cakupannya nasionaldiumumkan 1x24 jam jika tidak diumumkan akan dikenai sanksi administrative jika tidakcttn kul adedidikirawan diumumkan dan digunakan oleh pihak ke 3 (insider trading) maka itu merupakan tindak pidana.
Emiten adalah pihak yang melemparkan sahamnya ke bursa.
Proses Go Publik
Proses go public (emisi) secara umum dibaggi dalam 3 tahap:
1.       Sebelum emisi:RUPS,menunjuk pprofesi penunjang (konsultan hokum, notaris, akuntan public, penilai/appraisor,penjamin),menunjuk lembaga penujang (biro administrasi efek,bank custodian, wali amanat), mempersiapkan dokumen-dokumen, perjanjian-perjanjian yang diperlukan, rencana prospectus,
2.       Emisi,expose terbatas bapepam, prospectus, analisis oleh bapepam, pernyataan pendaptaran menjadi efektip, kontrak pendaftrana dengan bursa efek,
3.       Setelah emisi, lapporan rutin, (triwulan, tengah tahunan, tahunan),keterbukaan informasi
Prospectus merupakan potrett dari perusahaan tersebut yaitu berkenaan dengan bagaimana usahanya,keuntungannya, manajemennya,labanya. Semua informasi tentang perusahaan tersebut dibuat dalam bentuk tertulis intinya dengan informasi sebenarnya dapat menarik minat pihak lain untuk cttn kul adedidikirawanmembelinya. Penjamin adalah pihak yang menjamin bahwa jumlah dana yang akan dikeluarkan oleh suatu perusahaan go public dapat benar-benar terpenuhi. Emisièdiajukan ke bapepamèinitial public officer/penawaran umum perdana (pada pasar primer dimana harga sudah ditentukan). Sesudah emisièdipasar sekunderèada lelang. Istilah bagi saham yang harganya naikètidak mungkin mengalami penurunan.
Pelaku-pelaku di Pasar Modal
1.       Regulator(Bapepam),
2.       Self regulator organization, bursa efek (BEJ & BES), lembaga kliring dan penjaminan, PT kliring penjaminan efek Indonesia, lembaga penyelesaian dan penyimpanan PT. Kustodian Sentral efek Indonesia.
3.       Perusahaan efek, undewriter, manajer investasi, pialang broker,
4.       Lembaga penunjang,BAE, Bank custodian, cttn kul adedidikirawan waliamanat,
5.       Profesi penunjang, akuntan public, notaris, konslutan hokum, penilai,
6.       Investor
Mekanisme Transaksi
Di bursa efek terjadi transaksi èdata masuk (di PT Kliring penjaminanefek Indonesia) proses penentuan hak dan kewajiban para pihak (kliring ), yang selanjutnya diberikan kepada para pihak (di PT custodian sentral efek Indonesia) diselsaikannya hak dan kewajiban para pihak (pemenuhannyacttn kul adedidikirawan adalah miisal di bursa hari jumat maka pemenuhannya adalah hari senin)è sesuai transaksi adalah termuat dalam bentuk data elektronik tanpa dokumen (scriptless trading)
Perkembangan Sistem Perdagangan
Pasal 55 ayat (1) +penjelasan ètrade of trade (manual)èJakarta automated trading system (JATS) berbasis computerèremote tradingèon line trading
Sistem Perdagangan Di Bursa Efek
Sekema : tentang system perdagangan dibursa Efek :
Tujuan menyelenggarakan pasar yang teratur wajar dan efisien è landasan hokum yang kokoh, perdagangan yang efisien,penegakan hukumèsistem perdagangan tanpa warkat (scriptless trading)ècepat,tidak ada pemalsuan,biaya murah,tidak perlu ruangcttn kul adedidikirawan penyimpananèkonsekuensi yuridis:masalah pembuktian,masalah peralihan hak, masalah perjanjian bakuèrevisi UUPMèRUUPM.
Pasar modal yang teratur artinya bahwa perdagangan dibursa efek itu berjalan berdasarkan peraturan yang berlaku. Pasar modal yang wajar artinya bahwa biaya yang dikeluarkan dalam perdagangan dibursa efek adalah seminimal mungkin. Bervicara tentang perdagangan tanpa warkat maka konsekuensi yang ditimbulkan adalah bahwa berkenaan dengan saham maka tidak ada sahamcttn kul adedidikirawan cacat dan rusak sedangkan berkaitan deengaan lembaga validitas maka lembaga tersebut tidaak diperlukan. System yang digunakan dalam menentukan siapa yang berhak atas pembelian suatu saham maka ada dua system :
1.       Price priority, bahwa yang berhak adalah yang memberikan harga tertinggi,
2.       Time priority, bahwa yang berhak adalah yang lebih dahulu memberikan harga dalam halcttn kul adedidikirawan terdapat dua pembeli yang memberikan harga sama tinggi sebagai harga tertinggi.
Konsekuensi yuridis:
1.       Berkaitan dngan alat bukti dalam perdagangan tanpa warkat, maka bukti-bukti dalam perdagangan tanpa warkat ini adalah berupa data-data elektronik,perlu dicari bukti lain.
2.       Berkaitan dengan penyelesaian pemindahn hak (yang dikenal dengan book entry settlement) sebenarnya dengan system elekttronik maka tidak memerlukan waktucttn kul adedidikirawan yang lama tetapi hal ini perlu untuk memberikan kesempatan
3.       Berkaitan dengan perjanjian baku, sebenarnya hak pemegang saham dapat dilakukan apabila ia ada dalam daftar pemegaang saham (DPS) tetapi dengan sisitem yang digunakan (system berjenjang)maka nama investor tidak ada tidak tercatat di DPS.
Adapun system yang berjenjaang dimaksud adalah:
Emiten daftar pemegang saham (DPS)è PT.kustodian sentral efek Indonesiaèperusahaan efek,bank custodianèinvestor.
System berjenjang mensyaratkan adanya pemberian kuasa. PT. custodian sentral efek Indonesia adalah registered owner, sedangkakn investor adalah beneficianary ownerèmenganut dual ownership (trustee) sebagaimana dianut oleh Negara-negara dengan system anglo saxon Pasal cttn kul adedidikirawanyang menjadi dasar hokum bagi trustee adalah 1317 BW.
Penegakan Hukum
Penegakan hokum dipasar modal :
1.       BAPEPAM
2.       Pengadilan
Sanksi berupa sanksi administrasi, sanksi perdata dan sanksi pidana. Denda Bapepam merupakan sanksi admministrasi, sedangkan denda dijatuhkannya oleh pengadilan merupakan sanksi pidana. Sampai saat ini penegakan hokum di pasar modal belum tercapai, hal ini dilihat daricttn kul adedidikirawan penyelesaian terhdap pelanggaran pidana di pasar modal yang belum pernah masuk ke pengadilan.
Obligasi
Obligasi:
1.       Obligasi public (yang dikeluarkan oleh pemerintah)
2.       Obligasi privat (yang dikeluarkan oleh perusahaan swasta)
Obligasi adalah bukti utang emiten yang mengandung janji pembayaran bunga atau janji lain serta pelunasan pokok pinjamannyacttn kul adedidikirawan dilakukan pada tanggal jatuh tempo sekurang-kurangnya tiga tahun sejak tanggal emisi, obligasi adalah surat utang jangka panjang. Unsur-unsur obligasi:
1.       bukti utang, (arti luas) adalalh kewajiban melaksanakan prestasi kepada orang lain. (arti sempit) adalah kewajiban yang timbul karena perikatan pinjam uang. Kaitannyacttn kul adedidikirawancttn kul adedidikirawan dengan obligasi adalah dengan utang dalam arti sempit karena dasarnya adalah pinjam-meminjam. Obligasi dari segi utang dapat dilihat dari dua sudet pandang:
a.       sudut pandang pemegang (kredittur) bahwa obligasi merupakan bukti hak,
b.      sudut pandang penerbit (debitur) bahwa obligasi merupakan bukti adanya pengakuan utang.  
2.       mengandung janji-janji, janji-janji itu sendiri timbul karena menerbitkan obligasi. Janji yang terkandungtersebut digolongkan dalam janji pokok, adalah janji yang ada dan termuat dalam obligasi, contoh pengembalian pokok pinjaman /pembayarancttn kul adedidikirawan obligasi, dan janji tambahan adalah janji yang keberadaannya tidak seharus ada (fakultatif). Janji mengenai bunga bisa merupakan janji pokok bisa juga merupakan janji tambahan.
3.       jangka waktu. Dalam penerbitan obligasi adalah minimal 3 tahun. Jika obligasi tersebut jangka waktunya kurang dari tiga tahun maka disebut secruitas credit. Perikatan dasar dari obligasi adalah pibjam meminjam/utang piutang sehingga trhadapnya berlaku cttn kul adedidikirawanketentuan buku III KUHpdt. Obligasi merupakan surat berharga ksrena obligasi memenuhi persyaratan-persyaratan sebagai surat berharga yang antara lain:
a.       harus berbentuk akta
b.      dapat diperdagangkan
c.       diterbitkan pada perikatan dasar
d.      mempunyai nilai sebesar obligasi
jenis-jenis obligasi :
1.       obligasi yang bersifat utang murni, dapat digollongkan :
a.       dilihat dari penerbitannya:
                  i.      obligasi yang dikeluarkan oleh perusahaan (corporate band)
                ii.      obligasi yang dikeluarkan dari pemmerintah (government band)
               iii.      obligasi yang dikeluarkan dari Negara bagian
b.      dilihat dari bunganya:
                  i.      fix rate bond
                ii.      floating rate bond
               iii.      zero rate bond
c.       dilihat dari jaminannya:
                  i.      secure bond
                ii.      unsecure bond
d.      dilihat dari cara peralihannya:
                  i.      atas unjuk
                ii.      atas nama
2.       obligasi yang tidak bersifat utang murni, digolongkan menjadi
a.       obligasi konversi(disamping ada bunga ada juga opsi);
                  i.      debt to equity swap (obligasi cttn kul adedidikirawanmenjadi saham)
                ii.      equity to debt swap (saham ke obligasi)
b.      strict bond (hak opsinya dilepas)         
Saham
Perbedaan saham dengan obligasi adalah bahwa saham lebih merupakan bentuk kepemilikan perusahaan dalam bentuk PT. saham mempunyai dua sudut pandang :
1.       sudut pandang perusahaan, bahwa sahammeruupakan bagian kekayaan.
2.       Sudut pandang pemegang sahamcttn kul adedidikirawan bahwa saham merupakan kekayaan pemegang saham
Pemegang saham bukanlah kreditur tetapi owner/pemilik karena itu dia mempunyai hak yaitu: hak suara dalam RUPS, ha katas deviden, (pembagian keuntungan PT pada pemegang saham), hak untuk mengalihkancttn kul adedidikirawan saham. Adapun kewajiban pemegang saham adalah juga turut memegang kerugian, para pihak yang terlibat dalam emisi obligasi adalah:
1.       Emiten,
2.       Lembaga penunjang yaitu, badan hokum yang terlibat dalam proses emisi diantaranya:
a.       Wali amanat (yaitu badan hokum yang mewakili cttn kul adedidikirawankepemtingan pemegang obligasi biasanya bank)dibuat perjanjian wali amanat
b.      Penjamin emisi efek (disebut secruitas)
3.       Profesi penunjang:
a.       Notaris (dalam hal perjanjian)
b.      Konsultan hokum (daalam hal legal audit dan legal opinion)
c.       Public accountant
4.       Penanggung

REKSADANA

Selasa, 09 Mei 2017

HUKUM SURAT BERHARGA DAN PASAR MODAL Part 2: cek,askep,saham, comercialpaper,bilyetgiro,PASARMODAL(definisi,pasaruang,peranan, Undang-Undang,perlindungan investor,instansi yang terkait)

Cek
     Tidak mengenal tanggal jatuh tempo karena cek sifatnya tunai sedangkan wesel bersifat kredit (jatuh tempo wesel dapat ditunda). Cek tidak perlu akseptasi karena sifatnya tunai cek dapat ditolak karena cek versifat giral cek mundur alah cek yang diundurkan tanggal penarikannya KUHD melarang cek mundur (Pasal 205), karena kebutuhan masyarakat akan alat transaksi yang mekanisme seperti cttnkuladedidikirawancek mundur maka pada tahun 1972 dikeluarkan surat berharga yang sifatnya mundur yaitu bilyet giro (tredapat 2 tanggal yaitu tanggal penarikannya dan tanggal efektif).
Askep
Tidak berlaku akseptasi bagi askep. Ada 2 pihak dalam askep dimana kedudukan tertarik ada pada penarikcttnkuladedidikirawan.
Saham
Saham bisa berbentuk atas nama atas tunjuuk ataupun atas unjuk maka keamannanya sangat kurangcttnkuladedidikirawan.
Commercial paper / surat berharga komersial (CP/SBK).
CP diatur dalam SE BI No. 28/49/1995, SK sireksi BI No. 28 /52/1995. Menuurt SE BI tersebut bahwa CP ,merupakan surat sanggup tanpa jaminan yang diterbitkan oleh perusahaan bukan bank dan diperdagangkan melalui bank/perusahaan efek berjangka pendek dancttnkuladedidikirawan diperdagangkan dengan system diskonto. System yang digunakan adalah system diskonto missal harga Rp 1 juta dijual 900 ribu. SE BI tersebut menyimpang :
1.       SE tersebut seharusnya hanya mengatur procedural saja tetapi kenyataannya juga mengatur hal-hal yang sifatnya substantial
2.       CP itu askep sehingga jaminannya tidak boleh hilangcttnkuladedidikirawan (Pasal 1131 dan 1132 KUHPdt)
3.       Regres dihilangkan
Adanya ketentuan yang tanpa jaminan bagi CP adalah bertentangan dengan KUHD (lexspecialis derogate lex genarlis). Keuntungan CP :
1.       Menjaga citra perusahaan nasional
2.       Untuk selalu dapat menyediakan dana-dana hangka pendek (missal gaji karyawan dsb).
3.       Menekan biaya bunga dan penyediaancttnkuladedidikirawan jaminan
4.       Dapat memanfatkan cash discount
Keuntungan bagi pembeli:
1.       Ketika itu bunga CP lebih tinggi dari bunga deposito,
2.       CP yang diterbitkan oleh perusahaan yang baik risikonya lebih kecil dari pada deposito di bank yang reputasinya kurang baikcttnkuladedidikirawan,
3.       CP yang likuid (peringkatnya bagus) dapat cepat dijual dipasar sekunder missal dijual BI secruitas
Pihak-pihak dalam CP :
1.       Pihak utama
a.       Penerbit pada umumnya persuahaan (bank dilaranang )
b.      Pemegang pembeli perorangan badan hokum domestic aing (disebut pemodal /investor)
2.       Pihak yang membantu
a.       Pengatur penerbitan (arranger), yaitu bank perusahaan efek yang berdasarkan perjanjian tertulis dengan calon penerbit CP mengatur penerbitan CP
b.      Agen penerbit (issuing agent) yaitu bank atau perusahaan efek yang berdasarkan perjanjian tertulis dengan callon penerbit CP melakukan pengabsahan CP.
c.       Agen pembayar (paying agent) yaitu bank atau perusahaan efek yang berdasarkan perjanjian tertulis dengan calon penerbit akann melakukan cttnkuladedidikirawanpembayaran pada saat CP jatuh tempo.
d.      Pedagang efek (dealer), yaitu bank atau perusahaan efek yang ditunjuk oleh calon penerbit CP untuk mengusahaakan penjualan pembelian CP baik untuk kepentingan pribadi maupun kepentingan nsabah.
e.      Pemeringkat CP (rating agent)
Bilyet Giro
Bilyat giro adalh surat perintah dari bank oleh seseorang untuk memindahkan sejumlah uang tertentu dari suatu rekening ke rekening lain (suatu perintah over boking) dan yang menerima pemindahan sudah ditentukan (berarti cttnkuladedidikirawanopnam). Bilyet giro termasuk surat berharga tetapi hanya sulit diperdagangkan saja. Konsekuensi dari bilyet giro adalah bahwa pihak cttnkuladedidikirawanmenerima bilyet giro juga haruslah nasabah bankkarena bilyet giro sifatnya hanya over booking. Bilyet giro (dalam KUHD) tidak untuk dialihkan tetapi dalam praktek bisa dialihkan yaitu dengan bilyet giro blanko.
PASAR MODAL
Definisi
Pasar modal adalah tempat diperjualbelikannya surat-surat berharga jangka panjang (lebih dari 1 tahun). Dulu pasar modal disebut bursa. Pasar modal merupakan jaringan tatanan yang memungkinkan pertukaran klaim jangka panjang memungkinkan penambahan financial assets (dan hutang) pada saat yang sama memungkinkan investor untuk selalu merbahcttnkuladedidikirawan dan menyesuaikan fortopolio investasinya (melalui pasar sekunder). Menurut BUrce LIoyd (1976) berlangsungnya fungsi pasar modal adalah meningkatkan dan menghubungkkan aliran dana jangka panjang dengan kriteria pasarnya secara efisien akan menunjang pertumbuhan riil ekonomi secara keseeluruhan. Pasar modal adalah pelengkap disetiap keuangan terhadap dua lembaga lainnya yaitu bank dan lembaga pembiayaan. Pasar modal mmemberikan jasanya yaitu menjembaatanicttnkuladedidikirawan hubungan antara pemilik dana (pemodal/investor) dengan peminjam dana (emiten). Instrument pasarmodal yang paling banyak diperdagngkan alah saham dan obligasi (public/privat).
Pasar Uang
Pasar uang adalah tempat diperjualbliannya surat-surat berharga jangke pendek (kurang dari satu tahun) contoh antar bank. Surat berharga yang diperjualbelikan dalam pasar uang adalah
1.       Callmoney, disebut demikian karena sewaktu-waktu dapat diuangkan
2.       Kertas perbendaharan Negara yaitu surat utang dari pemerintah daerah kepada masyarakat
Peranaan
Peranan pasar modal antara lain:
1.       Dari sudut dunia usaha, maka pasar modal berperan sebagai salah satu sumbeer pembiayaan
2.       Dari sudut investor, maka pasar modal sebagai salah satucttnkuladedidikirawan wahana investasi
3.       Dari sudut pemerintah, maka pasar modal sebagai salah satu sumber penerimaan Negara bukan pajak
Sampai saat ini maka pasar modal masih survive karena:
1.       Dilihat dari jumlah emiten (perusahaan go publick)
2.       Peningkatan investasi
3.       Peningkatan sarana prasarana
UU Pasar Modal
UU yang mengaturnya adalah UU no 8 tahun 1995 ttg Pasar Modal (UUPM), jo UU No. 15 tahun 1952. Perubahan mendasar  dari UUPM adalah :
1.       Menyangkut sanksi yang lebiih besar terhadap pihak-pihak yang melakukan pelanggaran didunia pasar modal.
2.       Diberikannya kewenangan yang lebih luas kepada Bapepam sebagai satu-satunya bbadan yang melakukan pembinaan pengaturan pengawasan shaari-hari cttnkuladedidikirawan cekal dan penangkapan penahanan terhadap orang yang disangka melakukan tindakan pidana pasar modal.
Penyempurnaan berkaitan dengan pasar modal yaitu menyangkut bagaimana menarik investasi (dulu yang menjadi hambatan adalah masih banyaknya perusahaan-perusahaan tertutup/keluarga). Sasaran UUPM:
1.       Menciiptakan kerangka hokum yang kokoh dibidang pasar modal
2.       Meningkatkan transparansi dan menjamin perlindungan terhdap masyarakat pemdoal
3.       Meningkatkan profesionalisme cttnkuladedidikirawanpelaku
4.       Menciptakan system perdagangan yang aman,efisien, dam likuid.
5.       Membuka kesempatan investasi bagi pemdoal kecil.
Perlindungan Kepada Investor
Pemberian jaminan keamanan kepada investor secara umum menyangkut 2 hal :
1.       Kepastian hokum (melalui peraturan perundang-undangan)
2.       Penyediaan informasi yang dibutuhkan sehingga sifat transoaransi para emiten meruapakan suatu keharusan.
Jadi dua hak tersebut harus menciptakan kepercayaan kepada masyarakat investor pasar modal yang jujur teratur dan efisien adalah pasar modal yang memberi perlindungan kepada investor public terhadap parktek bisnis yang tidak sehat dan tidak jujur, karena investor menyangkut risiko dan risiko menyangktut retun on investment/ROI (merupakan expected return). [erlindungancttnkuladedidikirawan terhadap risiko yang dapat diberikan pemerintah adalah perlindungan terhadap investor melalui informasi yang lengkap mengenai risiko yang dihadapi. Disini investor sebelum bertransakksi di bursa efek sebaiknya melihat :
1.       Fluktuasii harga saham berdasarkan data keuangan emiten dan factor-faktor lainnya
2.       Factor factor lain yang berpengaruh
Contoh I:
Broker harus menginformasikan kepada investor mengenai risiko yang dihadapi investor (dalam hal ini investor baru fropesional dan bertanggungjawab). Agar broker professionalcttnkuladedidikirawan dan bertanggungjawab, maka untuk menjadi broker harus memenuhi syarat broker harus dapat izin dari bapepam,broker harus lulus ujian standar proteks
Contoh II :
Perusahaan efek harus mempunyai tanggungjawab atas representatifnya, bursa efek bertanggungjawab mengawasi anggotannya (pengawasan multilevel) dalam bisnis pasar modal, ada dua kelompok risiko:
1.       Normal bussines risks contoh risiko rugi pailit dan risiko-risiko lain yang menyangkut integritas finansial dari para perantara (intermediarist). Investor melalui broker tidak mengharapkan asetnya hilang dikarenakan broker brangkut missal karena managemennya atau karena kelalaiannya.investor akan meraasa aman apabila perusahaan efek memenuhhi syarrat antara lain: memperoleh izin dari bapepam, sehat secara fiannsial,dikelola secara baik. Dalam menyangkut integritas finansial bapepam memberikan syarat kepadacttnkuladedidikirawan perantara: batas minimum, syarat-syarat lain : standar pencatatan, penyimpangan efek, pengawasan modal kerja permanen. Juga berkaitan dengan integritas finansial intermediaarist maka UUPM memberikan persyaratan yang wajib dipenuhi oleh intermediarist (sebagai suatu ketentuan yang melindungi investor dari kebangkrutan) yaitu :
a.       Mengetahui latar belakang keadaan keuangan dan tujuan invesatasi nasabahnya
b.      Membuat menyimpan catatan dengan baik mengenai pesanan transaksi dan kondisi keuangan
c.       Menyimpan efek tersebbut dalam rekening terpisah dari rekening perusahaan efek
d.      Menyelenggarakan pembukuan secara terpisah untuk cttnkuladedidikirawansetiap nasabah dan menyediakan tempat penyimpanan yang aman atas harta nasabahnya.
2.       Security fraud (penipuan efek). Berhubungan dengan pasal 376 KUHP harus diatur secara khusus karena penipuan tersebut mempergunakan teknik-teknik tinggi missal computer email, cttnkuladedidikirawan UUPM mmebrikan sanksi berat yang bagi siapa saja yang tanpa izin bertindak seebagai intermediarist dalam pasar modal.
3.       Market manipulation dasar pemikirannya adalah investor di pasar modal berhak mengetahui bahwa harga yang dibentuk dibursa merupakan hasil proses permintaan dancttnkuladedidikirawan penawaran yang jujur, adanya ketentuan hokum yang memberikan istilah perbuatan melawan hukum
4.       Ketentuuan emiten menyangkut keterbukaan. Menyangkut keterbukkaan di pasar modal artinya emiten dituntut mengungkapkan informasi yang benar antara cttnkuladedidikirawanlain mengenai 4 hal : tentang bisnisnya, keadaan keuangan, managemen dan aspeek hokum, harta kekayaan perusahaan kepada masyarakat.
Informasi fakta materil merupakan dokumen public, beberapa hal agar mendapat perlindungan ckupan perlindungan:
a.       Bahwa menanam modal bukan jaminan untuk memperoleh keuntungan
b.      Pengungkapan risiko investasi dalam hal ini emiten mempunyai kewajiban untuk mengungkapkan risiko usahanya dalam prospectus dancttnkuladedidikirawan mempublikasikannya
c.       Jaminan untuk memperoleh equal treatment
Dalam pasar modal ada suatu prisnip bahwa pemerintah seharusnya tidak terlibat dalam keputusan investasi yang keputusannya hanya ada ditangan investor sendri, yaitu memperoleh informasi dan fakta yang relevan untuk membuat keputusan investasi (prinsip keterbukan). Ivestasi mengandung risiko (kemungkinan mengalami kerugian ), maka itu pemerintah harus menahan diri untuk tidak mengeluarkan pernyataan atau statetment yang menjadi dasar keputusan investasi. Prinsip-prinsip full disclosure:
1.       Pernyataan pendaftaran (resgristration statement), sebelum penawaran efek ke public emiten dan penjamin pelaksana emisi harus menjalankan pendaftaran kepada bapepam. Pernyataan pendaftaran berisi seluruh informasi yang harus dikemukakan kepada public kemudian bapepam akan meneliti informasi tersebut jika oleh bapepam informasi tersbeut dianggap cukup maka pernyataan pendaftaran dinyatakan efektif. Isi pernyataan pendaftaran : laporan keuangan yang telah diaudit, uraian tentang bisnis emiten, gambaran umum perusahaan, evalusasi cttnkuladedidikirawantentang risiko usaha, keterangan tentang penjaminan, legal opinion, sejarah umum perusahaan, bagian-bagian lain yang relevan yang harus diketahui public. Prospectus ini disertai dokumen-dokumen lain yang nantinya akan menjdi dokumen public, yang selanjutnya disimpan dipust referansi pasar modal di bapepam, pihak-pihak seperti konsultan hokum, penjamin emisi lainnya yang disebutkan dalam pernyataan pendaftaran bertanggungjawab penuh atas akurasi dan kelengkapan informasi.
2.       Countinuing disclosure, informasi tersebut harus disampaikan secara continue walaupun penawaran umum telah dinyatakan efektif yaitu: harus diumumkan kepada public, harus disampaikan kepada bapepam, merupakan dokumen public yang bersifat terbuka,artinyacttnkuladedidikirawan siapapun dapat melihat dokumen tersebut. Dua jenis informasi: informasi keuangan yaitu meliputi, informasi keuangan tahunaninformasi kueangan tengah tahunan. Dan informasi non keunagan yaitu informasi tentang kejadian-kejadian yang dapat mempengaruhi keputusn investasi.
3.       Kecukupan infomsai merupakan perlindungan terbaik, bahwa prinsip full disclosure terwujud jika informais yang disampaikan pada investor merupakan informs yang benar-benar memadai, walaupun demikian informasi tersbut masih memerlukan analisis sehingga memerlukan bantuan tenaga ahli.
4.       Enforcement atas full disclosure, penegakan hokum yait jika terjadi pelanggaran. Dalam UUPM daitur: kesalahan, kealpaan dan atay ketidak cukupan full disclosure dapat dijatuhi sanksicttnkuladedidikirawan criminal atas direksi perusahan, komisaris pemegang saham utama konsultan hokum, underwriter. Dan ketidakcukupan fulldisclosure dapat mengakibatkan dijatuuhkannya hukuman perdata bagi pelaku-pelaku tersebut. Tterhadap kesalahan-kesalahan tersebut maka perusahaan efek atau representativenya
5.       Penyempurnaan kebijakan,peraturan mengenai full disclosure dalam UUPM diatur dalam beberapa Keppresdan Kepmenkeu peraturan-peraturan tersebut diusahakan bertaraf internasional, untuk melengkapinya maka bagi perusahaan itu di[erlukan pelaksanaan cttnkuladedidikirawanpengelolaan perusahaan yang baik mengandung unsur:keterbukaan, pertanggungjawaban akuntabilitas, dapat dikelompokan : berdasarkan kelembagaannya (investor individual dan investor institusional) dan berdasarkan status kewarganegaraan (investor asing dan investor domestic).
Adanya klasifikasi tersebut tidak boleh mengakibatkan perbedaan perlakuan. Sebagai suatu kesimpulan bahwa perlindungan terhadap investor pada umumnya difokuskan kepada :
1.       Keadilan dalam memperoleh informasi
2.       Kesamaan waktu memperoleh informasi
3.       Larangan dari orang dalam (insider) untuk menyalahgunakan informasi orang dalam
4.       Larangan baggi orang dalam khususnya kegiatan yangcttnkuladedidikirawan meruggiakan kepentingan perusahaan atau pemegang saham guna kepentingan sendiri
5.       Menjauhkan diri dari kegiatan-kegiatan yang mengandung benturan kepentingansndiri
6.       Mengingatkan semua pihak yang terkait dengan kegiatan emiten untuk melaksanakn profesi sesuai dengan peraturan Peruuan yang berlaku.
Instansi yang Terkait:
1.       Bapepam
2.       Bursa Efek
3.       Lembaga Kliring dan Penjaminan
4.       Lembaga penyelesaian dan Penyimpanan

Reksadana

Selasa, 02 Mei 2017

HUKUM SURAT BERHARGA DAN PASAR MODAL Part 1: Pengaturan, Surat Berharga (Definisi,penggolongan), Penggolongan, Wesel, Cek.

HUKUM SURAT BERHARGA DAN PASAR MODAL
PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN YANG BERLAKU
Diantaranya:
1.       UU No. 8 tahun 1995 tentang Pasar Modal
2.       PP No. 45 tahun 1995 tentang penyelenggaran pasar modal
3.       PP No. 46 tahun 1995 tentang pemeriksaan dibidang pasar modal
4.       Kepemenkeu No.90 tahun 2001 tentang pemilikan saham perusahaan efek oleh pemodal asing
5.       Keputusan ketua BAPEPAM No.7 tahun 2001 tentang pedoman hak memesan efek terlebih dahulu
6.       Keputusan ketua bapepam No. 2 tahun 2001 tentang transaksi material dan perubahan kegiatan usaha utama dan keputusan –keputusan ketua bapepam lainnya,
7.       Peraturan-peraturan BEJ/BES
8.       Peraturan custodian sentral efek Indonesia (KSEI)
9.       PERATURAN kliring penjaminan cttnkul adedidikirawanefeek indoneseia (KPEI)
10.   Peraturan perundang-undangan yang mendukung masalah otonomi daeah
11.   Peruuan yang mendukung masalah privatisasi BUMN
SURAT BERHARGA
Definisi
Surat berharga memiliki arti yang ebih luas dari pada pasar modal karena yang diuaraikan dalam pasar modal adalah hanya salah satu jenis saja dari surat berharga yaitu surat berharga jangka waktunya lebih dari satu tahun  (misalny :saham obligasi dll). Surat berhargha tidaak sama dengan surat yang yang berharga (surat yang berharga belum tentu surat berharga), contoh izajah merupakan surat yang berharga tetapi bukan surat berharga. Surat berharga adalah surat yangcttnkul adedidikirawan memiliki nilai sebagai alat tukar dalam perdgangan. Ciri-ciri surat berharga mudah dialihkan dan bisa diperdgangkan (kreditur berganti-ganti). Macam eksepsi terhadap surat berharga; eksepsi absolut /obrjktif dan eksepsi relative /subjektif (tidak boleh dilakukan).
Penggolongan
3 bentuk surat berharga antaara lain:
1.       Surat berharga atas nama (oopnam), adalah surat berharga yang menyebutkan secara tegas orang yang berhaknya. Ada para ahli hokum yang berpendapat bahwa surat berharga dikaitkan dengan Pasal 613 KUHPdt tentang pengalihan surat piutang/surat berharga (disebutkan jenis dan cara pengalihannya ) yang antara lain: harus dibuat akta dan meminta persetujuancttnkul adedidikirawan debitur, pengalihan surat berharga atas nama dilakukan dengan cara cessi, adapun pengalihan tersebut dianggap sulit karena tanpa syarat (meminta persetujuan debitur )maka dianggap tidak jadi, sedangkan salah stu cirri surat berharga adalah pengalihannya sederhana/mudah sedangkan opnaam dianggap sulit. 
2.       Surat berharga atas pengganti/tunjuk (aan order), dalam hal ini orang yang berhak adalah yang ditunjuk yang menggantikan. Biasanya tertulis pernyataan yang isinya merupakan perintah kepada bank untuk membayar kepada order. Biasanya tertuliscttnkul adedidikirawan endocement yaitu merupakan kata-kata yang menujukan dialihhkan dan juga ditandangani. Berkaitan dengaan surat berharga atas tunjuk kadang-kadang disamkan dengan atas unjuk, hal ini tidak tepat karena atas unjuk artinya orang yang berhak adalah orang yang menunjukan.
3.       Surat berharga atas unjuk (aan tonder), mereka yang berhak adalah yang menunjukan surat berharga tersebut. Merupakan surat berharga yang blanko yaitu nama yangcttnkul adedidikirawan berhaknya tidak disebutkan (tonder). Berdasarkan Pasal 613 ayat (3) maka, pengalamannya dilakukan dengan cara tangan ke tangan.
Molengraff membaggi kedua jenis yaitu:
1.       Surat berharga aan order
2.       Surat berharga aan toonder
Berdasarkan isi perikatannya apa yang menjadi dasar hubungannya surat berharga terdiri dari :
1.       Surat berharga yang bersifat kebendaan, yaitu surat berharga yang ada hubungannya dengan penyerahan suatu benda barang antara lain : bill of lading, delivery order, ceel
2.       Surat berharga yang memiliki sifata kenggotaan contohcttnkul adedidikirawan :saham
3.       Surat berharga yang memiliki sifat utang piutang/tagihan piutang antara lain:
a.       Surat berharga yang merupakan perintah pembayaran (betaling opdracht) contoh wesel, cek
b.      Surat berharga kesanggupan membayar/janji membayar (betaling belofie), contoh askep promise
c.       Surat berharga pembebasan (kwijitings papieren) contoh kuitansi aan tonder
Jenis surat berharga diluar KUHD : sertifikat BI, certificate of deposit, commercial paper, bilyet giro,
Bill of lading conocement (BL)
Adalah suatu surat berharga yang merupakan dokumen pengangkutan barang dilaut, fungsinya: sebagai bukti kepemilikan, sebagai bukti pengangkut telah menerima penyerahan barang, pengangkut menerima penitipan barang , sebagai bukti perjanjian pengangkutan barang. Dengancttnkul adedidikirawan diserahkannya BL maka itu sudah berarti telah terjadi penyerahan barang walau belum diserahkan. Terhadap BL diberikan sifat kebendaan gunanya adalah untuk mempercepat pengalihan hak milik. Dengan diberikannya hak kebendaan maka mempermudah untuk diperdagangkan.
Delivery order
Pengaturan dalam KUHD Pasal 510 bagian 2 menurut KUHD maka DO merupakan bagian dari BL (sebagian barang dalam BL diberikan DO). DO dalam praktek merupakan bukti pengambilan barang. DO dalam KUHD bukan merupakan surat berharga sebagai konsekuensinya maka apabila terjadi wanprestasi maka tidak dapat dituntut (DO tidak melegetimasi untuk menuntut). DO tidak mempunyai sifat kebendaan. DO tidak berdiri sendiri tapi hanya bagian dari BL, dengan demikian maka konsekuensinya jika itu bagian BL maka pemegang BO tidakcttnkul adedidikirawan dapat berdiiri sendiri menutut penyerahan barang tetapi harus melalui pemegang BL karena hanya merupakan hak ACCESOIR. DO tidak dapat diperjualbelikan (Pasal 510 KUHD ) tapi dalam praktek justru DO lah yang diperjualbelikan sedangkan BL tidak boleh. Hal tersebut diatas memang sangat logis  karena dalam prakteknya jika barang sudah sampai pada tujuan, BL ditukar dengan DO kemudian dengan DO lah barang diambil . hal tersebut menjadi masukan untuk adanya perubahan bagi pasal 510 KUHD karena pasal tersebut tidak sesuai lagi dengan kenyataan.
Ceel
Ceel adalah dokumen penitipan brang digudang pelabuhan, belumdiatur daalm KUHD tetapi dianggap memiliki sifat yang sama dengan BL yaitu sifat kebendaannya.
Wesel
Wesel dalam Bab VI tentang surat wesel pasal 100 s/d 173 KUHD. Dalam KUHD tidak ada satu pasal pun yang memberikan definisi wesel. Wesel adalah surat perintah tidak bersyarat dari penerbit (penarik) kepada tertarik (tersangkut) untuk membayar sejumlah uang kepada pemegang (penerima), secara teori dalam wesel melibatkan 3 pihak tetapi dalam prakttik dimungkinkan lebih dari 3 pihak, terjadi mungkin karena pinjam meminjam atau jual beli kredit. Wesel bentuknya tidak boleh blanko. Ada pula wesel yang tidak bersifat kredit yaitu wesel atas penglihatan. Akseptasi berfungsi untuk mempertinggi jaminan pembayaran. Dalam hal akseptasi ditolak, maka dilakukan regres non akseptasi, jika penerima dating ke bank dan bank menolak untuk membayar dan pihakcttnkul adedidikirawan penerima malas untuk regres, maka ia membuat wesel ulangan dengan tertaiknya adalah bank (disebut her wesel). Hak regres adalah hak pemegang surat berharga untuk meminta pembayaran /keruugian karena terjadi non betaling/non akseptasi, ditujukan kepada debitur. Dalam praktek maka wesel sangat berperancttnkul adedidikirawan dalam transaksi ekspor impor. Wesel dapat diterbitkan oleh perorangan atau bank  (berbeda dengan cek yang hanya dikeluarkan oleh bank). Jika tertariknya adalah bank maka hubungan hokum yang terjadi adalah hubungan bank dan nasabh, sedangkan jika tertariknya adalah perorangan maka hubungan hukumnya adalah perjanjian. Berdasarkan Pasal 100 kuhd maka untuk wesel terdapat beberapa syarat yaitu:
1.       Adanya namma surat wesel yang tertulia (klausula wesel)
2.       Adanya perintah tidak bersyarat untuk membayar sejumlah unag (perintah dari penarik kepada tertarik),
3.       Nama orang yang harus membayar (nama tertarik)
4.       Penetapan hari bayar/hari guugur/jatuh tempo.
5.       Penetapan tempat dimana pembayarancttnkul adedidikirawan harus dilakukan
6.       Nama pemegang (jika tidak ada maka merupakan wesel atas unjuk)
7.       Mencantumkan tunggal dan tempat penerbit wesel
8.       Membubuhkan tanda tangan penerbit penarik
Berdasarkan hari gugurnya jatuh tempo maka dibagi menjadi beberapa jenis  yaitu :
1.       Wesel atas penglihatan ,wesel ini harus terjadi dalam tenggang waktu 1 tahun dari tanggal penerbitan
2.       Wesel yang hari gugurnya pada waktu tertentu setelah penglihatan (ditentukan beberapa hari kemudian
3.       Wesel yang hari gugurnya pada wkatucttnkul adedidikirawan tertentu setelah penanggalan.
4.       Wesel yang hari gugurnya pada suatu hari tertentu.
Ketentuaan tentang hari bayar diatur Pasal `132 KUHD bentuk wesel secara umum :
1.       Wesel atas nama
2.       Wesel atas pengganti , yaitu wesel tang pemegangnya telah ditentukan da nada penggantinya (…”harap bayar kepada tn X atau pengganti …”cttnkul adedidikirawan dengan endocement/pengalihan) wesel jenis ini mudah diendoskan)
3.       Wesel atas unjuk
Disamping itu maka ada pula bentuk-bentuk khusus dari wesel:
1.       Wesel atas pengganti penerbit (Pasal 102 KUHD), kedudukan penerbit sama dengan pemegang perama
2.       Wesel atas penerbit kedudukan penerbit sama dengan tertari (contoh : A è a èB, ket: A sebagai penerbit, a sebagai tertarik, (A adalah induk perusahaan bagi a ) B sebagai pemegang).
3.       Wesel untuk perhitungan pihak ke tiga, pihak yangcttnkul adedidikirawan seharusnya bertindak sebagai penerbit tetapi karena suatu alasan maka ia menghendaki agar orang lainlah yang menjadi penerbit tetapi tujaun nya untuk penerbit ia sendiri.
4.       Wesel inkaso adanya suatu klausula seperti jumlah untuk ditagih atas pemberian kuasa
5.       Wesel domisili
Cek